Like Dan Follow.nya Yaah Teman..!!

10 Alasan Mengapa Pria Meninggalkan Wanita yang Dicintainya

Selasa, 11 Oktober 2011

Ada seorang pria yang memutuskan meninggalkan wanita yang dicintainya. Bagaimana menurut Anda?


Ia adalah pria paling brengsek! tak bertanggung jawab, tak tahu malu dan hampir seluruh makian ditujukan padanya. Ya, ia memang patut mendapatkan makian itu, jika bukan alasan ini penyebabnya:

Ia telah ditinggal selingkuh

Hei, perlu Anda sadari bahwa bukan hanya pria saja yang berselingkuh, pada beberapa kasus, justru wanitalah yang mengawali perselingkuhan (apapun alasannya).

Dan adalah hal yang normal jika si pria akhirnya memutuskan mengakhiri hubungan saja, sekalipun ia masih mencintainya, tetapi ada kalanya pria juga tak bisa menerima dan mengalah begitu saja.

Dibohongi

Pria juga benci dibohongi, terutama hal-hal yang sifatnya sangat sensitif dan penting. Sekali dua kali berbohong (dan ketahuan) mungkin kepercayaan yang hilang, namun jika terlalu sering berbohong hingga menyakiti perasaan, maka cintalah yang hilang.

Selalu dengan sengaja membuat ia cemburu

Yang mengherankan adalah, selalu saja ada usaha untuk membuat pria cemburu. Bagi kita, cemburu merupakan tolok ukur seberapa besar si dia mencintai Anda, namun bagi pria ini adalah hal yang paling tidak menyenangkan. Apalagi jika Anda melakukannya dengan sengaja berulang kali.

Selalu berpikir negatif

Curiga itu ada baiknya, namun jika terlalu sering akan menyebabkan kita selalu berpikir negatif Sudah tahu kan, kalau wanita berpikir negatif maka efeknya akan ke mana-mana. Oleh karena itu, pria selalu menuntut kita untuk berpikir positif.

Cemburu buta

Giliran membuat si dia cemburu, Anda akan tersipu dan tertawa senang. Tetapi giliran ia ada makan malam dengan klien atau bertemu mantan di salah satu restaurant, Anda langsung kebakaran jenggot. Inilah yang membuat pria jengah, Anda memicu api cemburu, tetapi tak mau ikut serta terbakar. Siapa sih yang suka dicurigai dan dicemburui setiap saat, tak ada kan?

Tak pernah menghargai

Ucapan 'terima kasih', 'maaf', 'tolong' tak hanya diperuntukkan bagi orang lain saja lho. Kata-kata tersebut juga pantas diucapkan kepada pasangan, itulah yang namanya menghargai. Kenapa harus malu mengucapkan terima kasih setelah ia menjemput Anda atau membawa Anda pada makan malam yang romantis. Jika memang Anda berpikir itu adalah kewajibannya, setidaknya Anda harus tetap menghargai usahanya menyenangkan hati Anda.

Terlalu manja

Bukan tak mau bertanggung jawab dan tak perhatian, tetapi ia juga punya kehidupan sendiri, untuk itulah ia ingin Anda tetap menjalani kegiatan yang bisa dilakukan sendiri, dan tidak ingin melihat Anda terlalu manja. Jika memang ia sedang sibuk, cobalah untuk pulang sendiri tanpa meminta dijemput terlebih dahulu. Anda tidak sedang menjadi putri di negeri dongeng lho, Anda hidup di dunia nyata yang keras dan penuh persaingan. So, move fast darling.

  • Share
  • [i]

0 komentar:

Poskan Komentar

 
 
 
Page Rank Check Sonic Run: Internet Search Engine Free Counter Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!