Like Dan Follow.nya Yaah Teman..!!

Tips Jika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Sabtu, 23 Juli 2011

SAKIT hati, kecewa atau bahkan merasa malu bila kita menyadari bahwa cinta yang kita bangun ternyata hanya bertepuk sebelah tangan. Ironis sekali kedengarannya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa hal tersebut bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan terkadang kamu yang mengalaminya akan merasa bahwa kamu yang berlaku salah. Karena terlalu membesarkan perhatian yang kamu terima dari seseorang.


Namun kehidupan akan terus berjalan. Tidak perlu menyesali secara berlebihan apa yang menimpa kamu. Yakinkan bahwa mungkin orang yang kamu sukai bukan orang terbaik yang patut mendapatkan cinta kamu. Berikut ini ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menolong diri kamu sendiri dan mengeluarkan diri kamu dari rasa sedih yang terkadang berkepanjangan.

1. Sadari Posisi Kamu
Sadarilah, betapa besar rasa suka kamu pada dirinya, dia tidak akan membalas perasaan kamu. Kamu tidak bisa membuat seseorang jatuh cinta pada kamu walaupun segigih apapun usaha kamu. Lebih baik kamu berusaha mencari kesibukan untuk menghilangkan perasaan kamu yang besar padanya.

2. Yakinkan Bahwa Kita Akan Mendapatkan Yang Terbaik.
Kamu pantas mendapatkan seseorang yang menghargai dan peduli dengan kamu. Untuk itu tanamkan keyakinan pada diri kamu bahwa suatu saat kamu akan memperoleh yang terbaik, seperti yang diharapkan. Dengan keyakinan seperti itu kamu bisa menanamkan rasa percaya diri untuk melangkah ke masa depan yang lebih baik.

3. Jangan Menyalahkan Diri Sendiri
Kebanyakan dari kamu mungkin akan menyalahkan diri sendiri dengan mempertanyakan kenapa hal ini bisa menimpa kamu. Seandainya lebih berhati-hati dan tidak mengembangkan perasaan lebih jauh atas semua perhatian dan kasih sayangnya, mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi. Hal seperti itu akan kerap menghantui pikiran kamu. Tapi untuk saat ini jauhkan rasa bersalah dari hati kamu. Jangan buat pengandai-andaian. Dan jangan pernah membayangkan hal-hal yang tidak berguna.

4. Jangan Mengembangkan Perasaan Kamu
Mungkin kamu sempat berpikir bahwa penolakan tersebut hanyalah masalah waktu. Dan kamu berusaha memperbaiki diri habis-habisan untuk mendapatkan perhatiannya kembali. Jangan pernah mencoba-coba mendapatkannya kembali, kamu tidak akan pernah berhasil. Sepertinya hal tersebut telah terlambat. Jika ingin berubah lakukan untuk diri sendiri. Dan sekarang sudah waktunya memikirkan diri kamu sendiri.

5. Carilah Orang Lain Yang Mengerti Kamu
Saat seperti ini adalah saat yang tepat untuk mencari teman sebanyak-banyaknya. Atau mencari keluarga atau teman yang dapat memahami perasaan kamu. Berbagilah dengan mereka, siapa tahu dari mereka,kamu mendapatkan pelajaran yang patut diikuti.

6. Tekuni Hobi
Lakukan hobi ataupun segala sesuatu yang membuat kamu gembira. Lepaskan pikiran dan perasaan dari segala sesuatu yang sudah lewat. Caranya dengan menyibukkan diri.

7. Buka Lembaran Baru
Tutup kesedihan kamu. Buka lembaran baru dalam kehidupan . Bila merasa marah, kecewa atau hal yang lainnya, mungkin hal tersebut perasaan yang wajar dan normal-normal saja. Tapi tentukan kapan kamu harus melepaskan "masa berkabung" dengan menentukan cita-cita dan harapan baru.

8. Jangan Terburu-buru Mencari Pengganti
Jangan terburu-buru mencari orang lain sebagai pengganti. Tidak adil untuk orang tersebut. Berikan waktu untuk diri kamu supaya pulih terlebih dahulu dan bisa menerima kehadiran seseorang dengan sepenuh hati bukan karena ingin lari dari kenyataan.

9. Jangan Terlalu Obsesif
Jika kamu merasa tidak dapat mencegah diri untuk mengejar-ngejarnya, carilah bantuan secara profesional.

Masa depan kamu terbentang luas. Bangkit dari kesedihan dan Badai pasti berlalu. Dan cita-cita kamu akan mudah dicapai dengan pikiran dan hati yang jernih. Bila belum bisa bangkit dari rasa tersebut, kamu akan ketinggalan satu langkah di belakang dari orang lain.


sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/sakit-hati-kecewa-atau-bahkan-merasa.html
READ MORE - Tips Jika Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Cara Menjadi Diri Sendiri

menjadi diri sendiri pic


Jadilah Diri Sendiri
Anjuran untuk menjadi diri sendiri, kerap kali saya temukan dalam buku-buku bergenre motivasi diri dan bisnis. Meskipun sebenarnya, untuk menjadi diri sendiri tidak terbatas pada konsep tersebut. Dalam hal apapun seharusnya kita mampu menjadi diri sendiri.  Mulai dari berpenampilan, berhubungan dengan orang lain, hingga dalam upaya meraih kesuksesan.
Menurut saya, menjadi diri sendiri sangat erat kaitannya dengan kepercayaan diri. Ketika kita mampu merasakan diri sendiri sebagai seseorang yang mempunyai “nilai” maka saat itu pula kita dapat meningkatkan rasa percaya diri.
Usaha untuk merasakan diri mempunyai “nilai” inilah yang seringkali disebut sebagai upaya untuk menjadi diri sendiri. Sekali lagi, ungkapan ini adalah opini saya.
Jujur saja, sebelumnya saya tidak terlalu peduli dengan konsep menjadi diri sampai saya menerima kenyataan pahit. Yaitu DropOut dari kuliah yang seharusnya bisa mengantarkan saya menjadi PNS (seperti orang tua) setelah menjalaninya selama 5 tahun.
Mungkin Anda berpikir, “Agh itu biasa saja” Tapi tidak bagi saya. Kenyataan ini merupakan pukulan berat, mengingat bagaimana harapan besar orang tua berharap anaknya dapat membawa berita gembira setelah “berkelana” di Jakarta selama lebih dari lima tahun.
Saat itu, kepercayaan diri menjadi taruhannya. Tidak ada kalimat lain dalam pikiran saya saat itu kecuali, “Saya tidak punya masa depan lagi”
Disinilah saya mengerti pentingnya menjadi diri sendiri. Apalagi saat menemukan sebuah kutipan menarik dalam buku The CashFlow Quadrant karangan Robert Kiyosaki.
Yang penting bukan statusmu sebagai tunawiswa, melainkan siapa dirimu. Berjuanglah terus dan kau akan menjadi seseorang. Menyerahlah dan kau juga akan menjadi seseorang… tapi bukan orang yang sama.
Cara Menjadi Diri Sendiri
Berdasarkan pengalaman yang saya alami tadi. Sedikitnya saya mempunyai gambaran tentang bagaimana cara untuk menjadi diri sendiri.
Pertama, abaikan pendapat orang tentang Anda. Terpenting adalah apa pendapat Anda terhadap diri sendiri.
Kedua, temukan seorang yang mampu melihat Anda lebih dari yang terlihat sekarang.
Ketiga, maafkan kesalahan Anda dan jadikan itu sebagai pengalaman masa lalu. Bukan realitas dari Anda sekarang.
Keempat, Jadilah seperti seorang bayi yang baru lahir, penuh kegembiraan dan tatapan mata yang cerah.
Kelima, akan selalu ada orang lain yang menyinggung kegagalan Anda, terima saja. Jangan berusaha mengelak apalagi berdebat. Disini, kebesaran hati adalah kuncinya.
Semoga saja cara-cara menjadi diri sendiri yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat bagi siapapun. Saya juga akan sangat senang mendapat masukan dari Anda.

READ MORE - Cara Menjadi Diri Sendiri

 
 
 
Page Rank Check Sonic Run: Internet Search Engine Free Counter Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!